NU TRIMURJO—MWC NU Kecamatan Trimurjo mulai mematangkan sejumlah agenda organisasi menuju 2027. Hal tersebut menjadi salah satu hasil Musyawarah KBNU yang digelar pada Sabtu (3/10/2026), dengan pembahasan mencakup peringatan Hari Santri Nasional (HSN), penataan nadzir, penguatan organisasi di tingkat Ranting, hingga persiapan Konferensi MWC NU.
Salah satu agenda yang dibahas adalah Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) MWC NU Kecamatan Trimurjo yang akan dilaksanakan di Pujo Kerto. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, setiap Ranting NU disepakati memberikan iuran sebesar Rp300.000.
Musyawarah juga menghasilkan imbauan terkait masjid, mushola, TPA, dan lembaga keagamaan lainnya agar nadzirnya dapat dialihkan kepada Perkumpulan Nahdlatul Ulama.
Untuk proses tersebut, pengurus Ranting NU setempat dapat mewakili sesuai dengan wilayah dan kebutuhan masing-masing. Langkah ini menjadi salah satu pembahasan dalam rangka penguatan kelembagaan NU di tingkat Ranting dan masyarakat.
Penguatan struktur organisasi ditingkat Ranting juga menjadi perhatian dalam musyawarah. Setiap Ranting yang SK kepengurusannya telah selesai diimbau untuk segera melaksanakan Musyawarah Ranting (Musran).
Berdasarkan data yang dibahas, terdapat kurang lebih 12 Ranting yang SK kepengurusannya telah selesai dan perlu segera menindaklanjuti pelaksanaan Musran.
Agenda lain yang mulai dipersiapkan adalah Konferensi MWC NU Kecamatan Trimurjo. Hal ini berkaitan dengan masa berlaku SK kepengurusan MWC NU Kecamatan Trimurjo yang akan berakhir pada Februari 2027.
Pengurus MWC NU Kecamatan Trimurjo akan segera melakukan koordinasi terkait pelaksanaan Konferensi MWC NU, termasuk tahapan yang perlu dipersiapkan menjelang berakhirnya masa kepengurusan.
Musyawarah KBNU tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memastikan berbagai agenda di tingkat MWC dan Ranting dapat dipersiapkan secara bertahap dan terkoordinasi.
Dengan penguatan koordinasi antara MWC dan Ranting, berbagai agenda NU di Kecamatan Trimurjo diharapkan dapat berjalan sesuai dengan hasil musyawarah dan kebutuhan organisasi.
